BROKOLI..
"Sayur ini ampuh guna mencegah kanker kolon,
kanker prostat, kanker paru dan kanker perut"
Siapa yang tidak mengenal sayuran ini, sayuran yang memiliki nama latin
Brassica oleraceavar bortrytis tersebut ternyata memiliki banyak manfaat
kesehatan.
Bukan rahasia lagi jika brokoli disebut sebagai sayuran sarat
khasiat kesehatan. Kerabat dekat kembang kol (cauliflower) ini kaya akan
provitamin A (karotenoid), asam folat dan vitamin C. Brokoli juga
mengandung banyak mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan
selenium. Sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan
genestein juga dapat ditemukan dalam brokoli. Sementara flavonoid
dan serat semakin memperkaya kandungan nutrisi brokoli.
Dengan
segudang nutrisi di atas, brokoli pun memberi manfaat
kesehatan yang besar bagi tubuh. Sayur ini ampuh guna mencegah kanker kolon, kanker prostat, kanker paru
dan kanker perut. Selain sebagai antioksidan, brokoli yang
kaya serat juga bermanfaat untuk mencegah kontipasi (sembelit) dan berbagai
gangguan pencernaan lainnya.
Kendati kaya manfaat, brokoli memiliki satu kelemahan, yaitu
mudah rusak.
Sayur ini tidak memiliki masa simpan yang cukup panjang. Karena
itulah Anda pun perlu memahami cara memilih, meyimpan dan megolah brokoli agar
rasa dan nilai brokoli dapat tetap terjaga.
Jika artikel sebelumnya saya telah menjelaskan tentang salah satu manfaat ekstrak brokoli, maka kali ini saya akan menginformasikan KELEBIHAN dari BROKOLI..
1. Melawan Kanker
Brokoli mengandung zat anti kanker seperti glucoraphanin,
serta nutrisi lain seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, potassium, seng
serta aneka asam amino. Zat anti kanker itu terdiri dari dua senyawa
phytochemicals yaitu indoles dan isothiocyanates.
Keduanya meningkatkan enzim yang mampu memerangi sumber
zat karsiogenik. Kandungan tersebut mencegah perkembangan sel kanker di
payudara, uterus, usus besar, prostat, ginjal, lever serta paru-paru. Brokoli
juga mengeluarkan kelebihan estrogen dari tubuh sehingga penting
bagi perawatan dan pencegahan kanker payudara dan rahim.
2. Detoksifikasi
Racun Tubuh
Kemampuan brokoli membersihkan tubuh berkat kandungan
sulfur, vitamin C serta aneka asam amino. Mengonsumsi brokoli akan membebaskan
tubuh dari radikal bebas serta toksin seperti asam urat.
3. Redakan Gangguan
Perut
Sembelit merupakan penyebab utama gangguan perut. Dengan
brokoli, rasa nyeri itu bisa berkurang, bahkan hilang. Kandungan serat yang
begitu banyak membuat brokoli efektif mengatasi gangguan perut sekaligus
mengeluarkan toksin dari saluran pencernaan.
Keasaman dalam perut juga bisa dinetralisir dengan memakan
brokoli, karena sayuran ini memiliki magnesium serta vitamin. Brokoli juga
membuat pencernaan serta penyerapan nutrisi makin baik.
4. Kesehatan Kulit
Brokoli kaya kandungan vitamin sehingga amat menguntungkan
bagi kulit. Vitamin C, beta karoten serta vitamin B-kompleks dalam brokoli
membuat kulit Anda semakin cerah dan bersinar.
Vitamin E yang membuat kulit semakin berkilau juga
membantu proses peremajaannya juga bisa didapatkan dengan mengonsumsi brokoli.
Nutrisi lain yang membuat kulit semakin halus dan kemilau adalah vitamin A, K,
asam amino, folat serta Omega 3 juga bisa diperoleh dari brokoli.
5. Mengatasi
Gangguan Jantung
Serat dalam brokoli serta asam lemak Omega 3, akan
menurunkan kadar lemak jahat (LDL) serta menurunkan tekanan darah dan membuat
jantung bisa bekerja dengan lebih baik.
Tips Memilih BROKOLI:
Pilih brokoli yang
kering karena air yang terperangkap disela-sela kuntum brokoli akan
susah keluar. Akibatnya, kuntum dan sekitarnya akan mudah busuk selama
disimpan. Bila perlu, kibaskan brokoli untuk mengeluarkan air
yang terjebak disela-sela kuntum itu. Perhatikan
tampilan kuntumnya. Pilih kuntum yang masih kuncup dan padat
dengan warna hijau
gelap dan kompak.
Jangan
membeli brokoli yang ada bercak kehitaman atau kekuningan.
Bercak ini bisa disebabkan oleh kotoran, kelayuan atau titik busuk. Amati pula
bekas tebasan di pangkal batang guna mendeteksi jejak busuk di tengah
batangnya. Jika ditekan, jejak busuk itu akan terasa lunak dan berair.
Jangan
ragu untuk menggunakan indera penciuman Anda guna mengenali gejala kebusukan
yang tidak terlihat.
Untuk
mengetahui brokoli yang Anda beli segar atau tidak, tekan
batang atas brokoli dengan ujung jari. Brokoli yang
masih segar memiliki batang yang masih keras.
Tips Menyimpan Brokoli:
1. Brokoli dapat
disimpan di dalam lemari pendingin hingga selama empat hari, bergantung pada
tingkat kesegarannya ketika dibeli.
2. Bersihkan brokoli dari
kemungkinan adanya ulat. Celupkan ke dalam air hangat dengan posisi krop
mengarah ke bawah. Setelah ulat keluar, angkat dan kibaskan brokoli.
3. Potong
tangkai yang terlalu panjang dengan maksimal bonggol yang disertakan selebar 4
jari. Bonggol yang terlalu panjang membuat brokoli cepat
tumbuh sehingga kuntumnya menjadi mekar dan berwarna kuning.
4. Masukkan brokoli ke
dalam plastik hitam guna menjaga kelembabannya. Plastik hitam membuat brokoli terisolasi
dari cahaya dan memperlambat metabolismenya. Hasilnya adalah warna hijau dan
kesegarannya akan bertahan lebih lama.
Tips Memasak Brokoli:

- Memasak brokoli membutuhkan
kehati-hatian tersendiri. Cukup dimasak sebentar saja agar vitaminnya tidak
rusak dan warnanya tetap menarik.
- Memasak brokoli terlalu
matang membuat warnanya menjadi hijau kehitaman. Kadar nutrisinya juga banyak
yang hilang, terutama vitamin C.
- Agar brokoli tetap hijau
segar, rebus dengan air mendidih yang telah dicampur dengan 1/2 sdt
garam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar